Pukulan Kehidupan

Pukulan Kehidupan

Pukulan Kehidupan

Kejadian itu datang begitu saja

Bagaikan angin kencang yang tiba-tiba datang

Ku terkejut dan takut

Ingin berteriak dan lari

 

Bibirku terkunci

Badanku gemetar

Kakiku tak mampu bergerak

Seburuk itukah perasaanku?

 

Aku ingin berteriak sekeras-kerasnya

Sial, sial, dan sial!!

Berharap dapat melupakan semuanya

Aku ingin menghilang ke tempat yang sepi

 

Hatiku gelisah

Betapa perih dan pilu

Bagaikan teriris sembilu yang baru saja diasah

Hal itu benar-benar menyakitkan

 

Terkadang aku tertawa sambil menangis

Tertawa ketika teringat kejadian itu

Remuk pikiran serta imajinasiku

Apalah arti dari kebahagiaan?

 

Tak lagi dapat merasakan kehangatan dan senyuman

Yang tersisa hanyalah pahit dan luka

Selalu berusaha untuk melangkah

Tetapi bayangan gelap itu selalu menghantuiku

 

Bodoh!

Aku adalah manusia paling bodoh!

Manusia yang membiarkan dirinya dipermainkan oleh orang lain

Entah apa yang aku pikirkan saat itu

 

Semudah itukah aku mempercayai orang lain?

Kosong… Sepi… kehampaan menyelimuti hari-hariku

Hidupku terasa dirampas oleh orang tidak bertanggung jawab

Mati.. Aku ingin mati dan mengakhiri segalanya

 

Butuh 10 tahun aku berusaha untuk mendapatkannya

Tetapi hanya perlu 1 detik untuk kehilangannya

Hina!

Dasar kau manusia Jahanam!

 

Hujan tangisan membanjiri wajah

Jeritan hati berteriak dengan sangat keras

Dendam terkubur dalam-dalam

Para setan mulai merasuki tubuh ku

 

Benci!

Aku benci!

Aku benci terhadap diriku sendiri!

Aku benci semua orang!

 

Tak ada seorangpun yang bisa mengerti perasaanku

Karena hanya aku dan dia yang tahu kejadian itu

Aku lelah untuk memendam perasaan ini

Gelap gulita dan sunyi mencekam

 

Kebohongan itu terekam jelas di dalam pikiranku

Aku dikhianati dan ditinggalkan

Lenyap sudah hubungan kita

Seandainya kau tau bagaimana perasanku

 

Apa gerangan salahku?

Mengapa aku harus mengalaminnya?

Aku terus bertanya kepada-NYA

Karena aku belum mengetahui alasannya.

 

Jakarta, Teru 01 Juli 2010

dan ditulis ulang pada tanggal 11 Juli 2013

Teru Egawa

 

 

Based on my true story, ini adalah keadaan saya yang paling terpukul dan putus asa, dimana saya untuk kesekian kalinya ditipu orang dan kehilangan uang lebih dari $10,000 USD. Sekarang saya sudah mengetahui alasannya mengapa saya harus mengalami itu semua, yaitu untuk menempa mental serta karakter dalam diri saya agar menjadi pribadi yang dapat menjadi inspirasi bagi orang lain. Saya menjadi pribadi yang lebih tegar dan menjadi orang yang belajar lebih banyak dibandingkan orang lain, karenanya sekarang saya bersyukur akan kejadian itu.

Karena kejadian inilah saya membuat website ini, serta memiliki misi baru yaitu agar teman-teman yang mengalami hal serupa  masih dapat terus bangkit dan melangkah maju bahkan saya berharap mereka dapat menjadi pribadi yang jauh lebih baik dari sebelumnya dan membantu teman-teman agar dapat terhindar dari kejadian seperti ini. Hingga saat ini orang tua, saudara serta teman-teman dekat saya tidak ada yang pernah mengetahui akan kejadian ini dan inilah untuk pertama kalinya saya berbagi pengalaman saya disini. Saya memiliki quote yang benar-benar menguatkan saya yaitu :

Life is not about how hard you can hit, but it’s about how hard you can get hit and keep moving forward – Rocky balboa

Hidup ini bukanlah tentang seberapa keras Anda dapat memukul, tetapi tentang seberapa keras Anda bisa mendapatkan pukulan dan terus bergerak maju – Rocky Balboa

Jadi ketika saya mengalami masalah yang lain saya dapat berkata :

“I have experienced the worst, this kind of thing is piece of cake.”

Stay True,

Teru Egawa

Teru Egawa

 

 

Stay True,

Teru

Teru Egawa

(21399) Views

Comments

comments

2 thoughts on “Pukulan Kehidupan